Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melantik sebanyak 532 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 43 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Bandung formasi tahun 2024.
Farhan menekankan penambahan aparatur itu merupakan langkah strategis guna meningkatkan kapasitas pelayanan publik di Kabupaten Kota Bandung.
“Tanamkan dalam hati, ini bukan sekadar pencapaian. Ini adalah awal pengabdian. Tugas utama Anda adalah memperkuat birokrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Farhan di Bandung, Senin.
Dia menyampaikan empat hal penting kepada para ASN baru. Pertama, menjadi aparatur yang loyal, berdedikasi, dan menjaga integritas. Kedua, terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika pelayanan publik.
Ketiga, menerapkan nilai ASN "BerAKHLAK" yang mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmoni, loyalitas, adaptivitas, dan kolaborasi. Keempat, menjunjung tinggi sumpah jabatan yang diikrarkan hari itu.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menitipkan Kota Bandung kepada PPPK dan ASN yang baru saja dilantik dan mengajak mereka untuk bekerja sama dalam membangun daerah yang maju, adil, dan makmur.
“Momen ini sebagai permulaan tanggung jawab besar para aparatur sipil untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata dia.
Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara BKPSDM Kota Bandung dan BKN Regional III yang mempercepat proses administrasi CPNS dan PPPK tahun ini.
“Ini memang butuh waktu, tapi percepatan sudah bisa kita lakukan,” ujar Farhan.
Adapun 532 PPPK yang dilantik terdiri atas 196 tenaga guru, 50 tenaga kesehatan, dan 286 tenaga teknis. Sedangkan 43 CPNS menerima SK pengangkatan, yang terdiri dari 7 tenaga kesehatan, 34 tenaga teknis, dan 2 lulusan sekolah kedinasan PTDI-STTD.
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025