Antarajabar.com - PT Pupuk Kujang sosialisasikan produk unggulan baru benih tomat yang akan meningkatkan produktivitas hasil panen kepada petani di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
        
"Mudah-mudahan bisa membantu produktivitas petani tomat, mendorong petani di Garut lebih sejahtera," kata General Manajer Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Kujang, Sukamto saat Sosialisasi Produk Non-Subsidi PT. Pupuk Kujang dan Temu Petani di Banyuresmi, Garut, Selasa.
        
Ia menuturkan Hortus Tomat sebagai salah satu produk PT Pupuk Kujang itu merupakan benih unggulan yang sudah hibrida.
        
Varietas tersebut, lanjut dia, sudah dilakukan penelitian tim ahli sebagai mitra PT Pupuk Kujang selama dua tahun.
        
"Hortus Tomat ini hasil penelitian oleh ahli selama dua tahun, sebelum dipasarkan kepada petani," katanya.
        
Ia menyebutkan benih tomat yang diproduksinya itu tahan terhadap penyakit atau virus gemini serta rentan layu saat perubahan cuaca.
        
Produktivitas hasil panennya, kata dia, cukup bagus sebanyak 65 ton per hektare, lebih banyak dibandingkan varietas lama yang hanya menghasilkan sekitar 50 ton per hektare.
        
"Hortus Tomat ini memiliki keunggulan berupa mikroba hayati yang akan mendapatkan hasil optimal jika proses pemupukan dan perawatannya benar," katanya.
        
Ia berharap petani di Garut maupun daerah lainnya dapat menggunakan benih tomat produk Pupuk Kujang untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan.
        
Selain tomat, kata dia, PT Pupuk Kujang juga memiliki produk benih lain seperti cabai dan padi yang sudah siap dipasarkan serta benih kentang yang masih dalam tahap penyempurnaan.
        
"Kita sudah sosialisasikan produk Kujang seperti cabai di Cianjur dan Lembang, kemudian Pareku (benih padi) di Indramayu," katanya.
        
Petani di Desa Tanjung Kamuning, Kecamatan Banyuresmi, Mamat Rahmat mengatakan sudah mulai beralih pada varietas hibrida jenis Hortus Tomat produk PT Pupuk Kujang.
        
Ia mengatakan sudah mencoba benih tomat tersebut dengan hasil buahnya bagus dan memuaskan.
        
"Kalau yang sebelummnya daunnya jarang dan banyak buah, tapi tidak bagus hasilnya, kalau Hortus Tomat Kujang banyak daunnya dan hasil buahnya bagus," katanya.
        
Ia menjelaskan penanaman varietas tomat itu selama dua bulan lebih 10 hari, dengan pemanenan empat hari sekali sebanyak 10 kali panen.
        
"Penanamannya biasa seperti jenis sayur lainnya, penanaman benih dengan jarak minimal 45 cm," katanya.

Pewarta: Feri P

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2016