Antarajabar.com - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyiapkan sekitar 8.000 armada angkutan jalan berupa bus antarkota dalam provinsi dan antarprovinsi antarprovinsi jalan guna mengantisipasi kenaikan penumpang terkait Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.
"Setiap tahun momentum natal dan tahun baru itu pasti ada kenaikan makanya untuk mengantisipasi itu semua kami siagakan sekitar 8.000 armada baik AKAP atau AKDP untuk tahun 2015 ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Deddy Taufik, di Kota Bandung, Minggu.
Pihaknya memperkirakan akan ada kenaikan jumlah kendaraan ataupun penumpang sekitar lima persen lebih pada liburan Natal dan Tahun Baru 2016 ini.
"Setiap tahun ada kenaikan dan intinya kalau ada kenaikan ekonomi kita bagus. Harus diingat bahwa dalam momentum natal dan tahun baru itu, Jawa Barat, khususnya Kota Bandung selalu jadi tujuan wisata sehingga pasti akan ada peningkatan," kata dia.
Ia mengatakan sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang hari ini pihaknya bekerja sama dengan Polda dan BNNP Jawa Barat, menggelar pemeriksaan kondisi bus baik untuk bus AKAP dan AKDP dan sopirnya yang digunakan sebagai Angkutan Natal dan Tahun Baru 2016, di Terminal Leuwipanjang Kota Bandung.
"Hari ini kami melakukan pengawasan di lapangan, khususnya di Terminal Leuwipanjang Bandung, di sini ada 1.100 kendaraan baik untuk AKAP dan AKDP serta cadangan dari tiap-tiap PO ada 40 untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 ini," kata dia.
Menurut dia pemeriksaan kendaraan tersebut meliputi pengecekan fisik kendaraan dan sopir serta administrasi seperti surat kelengkapan kendaraan tersebut seperti SIM, STNK dan buku uji kendaraan.
"Kami harus siapkan tiga aspek di dalam rangka angkutan Natal dan Tahun Baru ini sesuai dengan arahan Pak Kakorlantas dan kami pastikan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2015 Jawa Barat adalah daerah tujuan," ujar dia.
Selain di terminal, lanjut dia, pemeriksaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 di Provinsi Jawa Barat juga dilakukan di beberapa perusahaan otobus (PO) pariwisata dan AKDP, AKAP.
"Ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan bahwa kendaraan yang dilakukan untuk angkutan natal dan Tahun Baru ini yang ada di Jawa Barat laik jalan," kata dia.
Sementara itu Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sugihardi mengimbau agar perusahaan otobus agar mempersiapkan kondisi armadanya yang digunakan sebagai angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 untuk menghindari hal yang tidak diingatkan seperti kecelakaan.
"Kemudian untuk para sopir bus, kalau misalnya merasa sakit jangan dipaksakan untuk mengangkut penumpang atau mengendarai bus. Kami imbau kepada PO-PO agar memperhatikan hal tersebut untuk menghindari kecelakaan di jalan," kata dia.
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2015
"Setiap tahun momentum natal dan tahun baru itu pasti ada kenaikan makanya untuk mengantisipasi itu semua kami siagakan sekitar 8.000 armada baik AKAP atau AKDP untuk tahun 2015 ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Deddy Taufik, di Kota Bandung, Minggu.
Pihaknya memperkirakan akan ada kenaikan jumlah kendaraan ataupun penumpang sekitar lima persen lebih pada liburan Natal dan Tahun Baru 2016 ini.
"Setiap tahun ada kenaikan dan intinya kalau ada kenaikan ekonomi kita bagus. Harus diingat bahwa dalam momentum natal dan tahun baru itu, Jawa Barat, khususnya Kota Bandung selalu jadi tujuan wisata sehingga pasti akan ada peningkatan," kata dia.
Ia mengatakan sebagai upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang hari ini pihaknya bekerja sama dengan Polda dan BNNP Jawa Barat, menggelar pemeriksaan kondisi bus baik untuk bus AKAP dan AKDP dan sopirnya yang digunakan sebagai Angkutan Natal dan Tahun Baru 2016, di Terminal Leuwipanjang Kota Bandung.
"Hari ini kami melakukan pengawasan di lapangan, khususnya di Terminal Leuwipanjang Bandung, di sini ada 1.100 kendaraan baik untuk AKAP dan AKDP serta cadangan dari tiap-tiap PO ada 40 untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 ini," kata dia.
Menurut dia pemeriksaan kendaraan tersebut meliputi pengecekan fisik kendaraan dan sopir serta administrasi seperti surat kelengkapan kendaraan tersebut seperti SIM, STNK dan buku uji kendaraan.
"Kami harus siapkan tiga aspek di dalam rangka angkutan Natal dan Tahun Baru ini sesuai dengan arahan Pak Kakorlantas dan kami pastikan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru 2015 Jawa Barat adalah daerah tujuan," ujar dia.
Selain di terminal, lanjut dia, pemeriksaan angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 di Provinsi Jawa Barat juga dilakukan di beberapa perusahaan otobus (PO) pariwisata dan AKDP, AKAP.
"Ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan bahwa kendaraan yang dilakukan untuk angkutan natal dan Tahun Baru ini yang ada di Jawa Barat laik jalan," kata dia.
Sementara itu Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sugihardi mengimbau agar perusahaan otobus agar mempersiapkan kondisi armadanya yang digunakan sebagai angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 untuk menghindari hal yang tidak diingatkan seperti kecelakaan.
"Kemudian untuk para sopir bus, kalau misalnya merasa sakit jangan dipaksakan untuk mengangkut penumpang atau mengendarai bus. Kami imbau kepada PO-PO agar memperhatikan hal tersebut untuk menghindari kecelakaan di jalan," kata dia.
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2015