Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, bersama tim gabungan pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Hijriah melakukan penyekatan di sejumlah titik masuk kota Cianjur guna menghindari kemacetan akibat konvoi kendaraan peserta takbiran.

Kepala Polres Cianjur Ajun Komisaris Besar Polisi Aszhari Kurniawan di Cianjur, Selasa, mengatakan 14 pos pengamanan akan bekerja ekstra untuk memutarbalikkan konvoi kendaraan bermotor pada malam takbiran di beberapa titik, khususnya di Pospam 6 Rancagoong, Pospam Cugenang, Pospam 5 Ramayana, dan Pospam Cibeber.

"Untuk wujudkan malam takbiran yang kondusif di Cianjur, masing-masing pos pengamanan akan memutarbalikkan kendaraan bermotor yang mengarah ke jalur utama dan jalur protokol Cianjur guna menghindari antrean kendaraan,” katanya.

Aszhari memprediksi malam takbir tahun ini akan lebih ramai dibanding lebaran tahun 2023 yang saat itu masih diberlakukan sejumlah pembatasan, ditambah Cianjur masih dalam kondisi berduka setelah gempa melanda tahun 2022. Gempa itu mengakibatkan banyak warga yang tinggal di hunian darurat.

Polres Cianjur bersama tim gabungan pengamanan lebaran akan melakukan penyekatan guna menghindari antrean kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan di sepanjang jalur utama dan protokol Cianjur.

"Cara bertindak juga dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan selama malam takbir karena satu haru sebelumnya sempat terjadi bentrok antargerombolan bermotor dan penyerangan gerombolan bermotor di wilayah perkotaan," katanya.

Kapolres meminta seluruh anggota di masing-masing pos pengamanan lebih responsif dan antisipatif karena tujuan adanya pos pengamanan adalah mendekatkan polsek ke titik-titik keramaian sehingga tidak sampai ada kejadian, seperti di Jebrod dan wilayah kota akibat ulah gerombolan bermotor.
Kapolres juga melarang warga untuk menyalakan petasan dan kembang api pada malam takbiran guna menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran.

"Lebih baik melakukan takbiran di dalam masjid dan lingkungan tempat tinggal masing-masing, jangan menyalakan petasan dan kembang api guna menghindari kebakaran," katanya.


 

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2024