Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, memprioritaskan program pemberdayaan nelayan di daerah itu dengan memberikan pembekalan kompetensi terkait perizinan serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
 
"Dua minggu yang lalu ada peningkatan kompetensi nelayan. Dilaksanakan di Pelabuhan Kejawanan, sebanyak 30 nelayan diberikan kompetensi berkaitan dengan perizinan dan K3," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Cirebon Erus Rusmana di Cirebon, Senin.

Baca juga: Program Kalaju KKP ubah kampung nelayan di Cirebon lebih menarik
 
Ia menyebutkan nelayan adalah salah satu profesi yang cukup rentan dan para pelakunya harus diberikan edukasi terkait K3 sebagai langkah antisipasi menghindari hal-hal tidak diinginkan, khususnya saat mereka pergi melaut.
 
Oleh karenanya DKPP Cirebon sangat menekankan program pemberdayaan ini, di samping juga mencoba membenahi infrastruktur dan penataan desa nelayan.
 
Ia menuturkan sampai sekarang berbagai program pemberdayaan lainnya sebagian besar telah direalisasikan dan selanjutnya DKPP Cirebon terus mengeluarkan kebijakan demi membantu nelayan, baik dari segi ekonomi atau hal lain.
 
"Selain hal tadi, kelembagaan koperasi juga menjadi perhatian pemerintah, untuk meningkatkan kelembagaan koperasi yang ada di desa nelayan," ujarnya.
 
Berdasarkan data yang ada, Erus menyebutkan sekitar 17 ribu lebih masyarakat di Kabupaten Cirebon bekerja sebagai nelayan dan mayoritas memiliki kapal di bawah 10 Gross Tonnage (GT).

Baca juga: Tiga ribu nelayan di Kabupaten Cirebon dapat asuransi gratis
 
Melihat banyaknya nelayan di daerah itu, Pemkab Cirebon pun turut melakukan penataan pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sehingga aktivitas jual-beli di lokasi itu dapat berjalan baik.
 
Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan program pemberdayaan nelayan guna meningkatkan pemahaman nelayan di Cirebon yang berkaitan dengan banyak hal, diantaranya K3.

Pewarta: Fathnur Rohman

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023