Presiden Brazil Jair Bolsonaro pada Kamis waktu setempat mengumumkan negaranya tiga hari berkabung nasional demi Pele yang meninggal dunia dalam usia 82 tahun.

Langkah itu diumumkan dalam sebuah dekrit yang diterbitkan dalam edisi tambahan surat kabar pemerintah dan ditandatangani oleh presiden yang bakal segera meninggalkan jabatannya Ahad pekan ini tersebut.

Bolsonaro menyebut pemain yang dianggap oleh banyak orang sebagai yang terhebat sepanjang masa sebagai orang yang "membuat Brazil terkenal ke seluruh dunia."

"Pele mengubah sepak bola menjadi kebahagiaan dan seni," tulis sang presiden dalam akun media sosialnya seperti dikutip AFP.

Keterangan dalam akun medsosnya ini menyertai foto mendiang legenda berpose dengan jersey yang dia tandatangani untuk Bolsonaro.

Legenda sepak bola Brazil dan dunia, Pele, meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Sao Paula pada Kamis 29 Desember.

Berikut momen-momen penting dalam kehidupan Pele seperti dilaporkan AFP Sport:

23 Oktober 1940:
Pele lahir sebagai Edson Arantes do Nascimento dari sebuah keluarga sederhana di Minas Gerais di sebelah utara Rio de Jaineiro. Ayahnya adalah pesepak bola amatir yang tekun.
1943:
Nama Pele muncul ketika seorang anak berusia tiga tahun itu menjadi pendukung setia Bile, teman bersepak bola ayahnya. Tidak dapat mengucapkan dengan benar nama Bile, dan alih-alih mengucapkan Pele, maka ucapan itulah yang kemudian dilekatkan orang kepada dia.

7 September 1956:
Pele memainkan pertandingan pertamanya bersama klub Brazil Santos yang kemudian dia bela selama 18 tahun.

7 Juli 1957:
Baru berusia 16 tahun 9 bulan, Pele tampil membela Brazil dalam pertandingan Copa America melawan Argentina di Stadion Maracana di mana dia akan mencetak gol pertama dari total 77 golnya untuk timnas Brazil.

29 Juni 1958:
Pele mendadak terkenal ke seluruh dunia setelah mencetak dua gol dalam final Piala Dunia ketika Brazil menang 5-2 atas tuan rumah Swedia. Sampai hari ini dia tetap menjadi pemain termuda yang bermain dalam final Piala Dunjia, dan tentu saja pemain termuda yang mencetak gol dalam final Piala Dunia.

1962:
Setelah empat musim menjuarai liga bersama Santos, dia memainkan Piala Dunia keduanya di Chile. Cedera membuat dia harus menyaksikan sebagian besar turnamen dari bangku cadangan ketika rekan senegaranya Garrincha melontarkan Brazil mempertahankan gelar juara dunia.

Baca juga: Momen-momen penting kehidupan Pele dan tanggapan para jawara sepak bola

Baca juga: Pele meninggal dunia dalam usia 82 tahun

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Brazil berkabung tiga hari demi Pele

Pewarta: Jafar M Sidik

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022