Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, akan tersambung dengan Jalan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan), sehingga memperlancar pengiriman barang via pelabuhan tersebut.

"Jalan tol akses menuju Pelabuhan Patimban akan segera dibangun. Jalan tol sepanjang 37 kilometer ini direncanakan akan mulai dibangun tahun depan dan beroperasi pada 2023. Jalan akses ini nantinya akan tersambung dengan Tol Cipali," katanya dalam siaran persnya di Bandung, Jabar, Jumat.

Selain jalan tol akses pelabuhan, nantinya juga akan dibangun jalur kereta menuju Patimban dan jalur kereta ini akan dibangun di samping jalan tol akses.

Hal ini dilakukan sebagai langkah efisiensi waktu dan biaya dari sisi pembebasan lahan.

"Akan dilakukan percepatan pembangunan jalan tol dari Km 89 (Cipali) sampai pelabuhan sehingga nantinya jalan masuk ke Patimban akan lewat jalan tol dan juga dilalui jalur kereta," kata Ridwan.

"Tadi diputuskan jalur keretanya satu garis dengan jalan tol, jadi pembebasannya satu kali untuk dua fungsi satu jalan tol mobil, dua jalan kereta," lanjut gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pihaknya terus mengoordinasikan terkait perencanaan dan upaya penyelesaian target-target yang telah ditetapkan dalam mendukung optimalisasi pengoperasian Pelabuhan Patimban.

Misalnya, kesiapan kegiatan ekspor, penyelesaian jalan tol yang ditargetkan selesai 2023, dan dukungan pemerintah daerah untuk mendukung optimalisasi pelabuhan.

"Kita berharap trafik Jakarta (Tanjung Priok) akan berkurang karena industri-industri sekitar sini enggak perlu ke Tanjung Priok lagi. Itu merupakan suatu keuntungan dengan jalannya Patimban ini," kata Menko Luhut di Pelabuhan Patimban.

Luhut menambahkan Pelabuhan Patimban ini akan menjadi cikal bakal kawasan industri dan perkotaan baru di Jawa Barat. Apalagi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang mengembangkan kawasan Metropolitan Rebana.

Harapannya, akan semakin banyak investor yang masuk ke wilayah Jawa Barat, sehingga nantinya akan ikut berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

"Kehadiran pelabuhan ini akan menciptakan sekitar 4,3 juta peluang pekerjaan dalam 15 tahun ke depan, yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Pelabuhan Patimban dibangun dengan tujuan untuk mengurangi biaya logistik.

Caranya adalah mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta untuk menjamin keselamatan pelayaran termasuk eksplorasi gas.

Untuk itu, Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan semua stakeholder termasuk Provinsi Jawa Barat guna menuntaskan infrastruktur pendukungnya.

"Tadi, Pak Gubernur Jawa Barat mempresentasikan untuk menyelesaikan tol (akses Patimban) di 2023," kata Menhub.

Baca juga: Luhut tinjau Pelabuhan Patimban setelah setahun operasi

Baca juga: Kemenhub: Alih operator Pelabuhan Patimban ditargetkan 16 Desember
 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021