Bupati Bogor, Provinsi Jawa Barat Ade Yasin menerjunkan Tim Gerak cepat (Gercep) menangani seorang lansia Nuh (74) yang tinggal terlantar di Desa Cimanggis, Bojonggede.

"Di tengah pandemi COVID-19, mari kita tingkatkan kepedulian antar-sesama," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu di Cibinong, Bogor, Minggu.

Pasalnya, informasi mengenai kakek yang tinggal sendiri di rumah tidak layak huni dengan kondisi fisik yang sudah renta itu sempat beredar di media sosial.

Ade Yasin menyebutkan bahwa Tim Gercep berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kabupaten Bogor memberikan penanganan berupa pemindahan Nuh sementara ke Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citeureup.

"Untuk mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih baik, sembari rumahnya dibersihkan dan diperbaiki serta diupayakan untuk mendapatkan program Rutilahu," kata Ade Yasin.

Menurutnya, setelah memperbaiki kediamannya, Tim Gercep akan memberi bantuan berupa karpet, kompor gas, dispenser, kasur, alat kebersihan, lemari, serta kebutuhan sandang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Mustakim, mengatakan bahwa dalam menangani masalah sosial diperlukan sinergitas layaknya penanganan kepada Nuh.

"Sinergitas dalam rangka mensukseskan program Pancakarsa Bupati Bogor khususnya Karsa Bogor Sehat dan Bogor Berkeadaban, tim TRC Dinas Sosial dan Tim Bogor Gercep hadir dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Mustakim.

Baca juga: Warga Garut gotong royong berikan rumah untuk kakek sebatang kara

Baca juga: PMI Sukabumi sosialisasikan PHBS kepada lansia cegah COVID-19

Baca juga: Satgas catat 80-85 persen kematian akibat COVID-19 pada lansia dan komorbid

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021