Garut, 31/3 (ANTARA) - Kabupaten Garut hingga kini masih terdapat 31.533,40 hektare lahan kritis di luar kawasan hutan, kata pejabat kehutanan setempat.

Kabid Penatagunaan dan Rehabilitasi Hutan, Dinas Kehutanan Garut Ir, Didin Hafiudin, Rabu, mengatakan akan merehabilitasi lahan tersebut dalam tahun 2010 seluas 7.190 hektare.

Dana rehabilitasi tersebut bersumber dari "Dana Alokasi Khusus" (DAK) seluas 1.000 hektare, bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat (5.980 hektare) serta dengan pelaksanaan program lainnya diharapkan bisa direhabilitasi seluas 210 hektare.

Sedangkan sisa lahan kritis lainnya sekitar 24.343,40 hektare, diagendakan dapat tuntas direhabilitasi pada 2014 mendatang, katanya.

Dengan kegiatan penanaman pohon keras termasuk beragam jenis buah-buahan, agar produktivitasnya bisa dinikmati masyarakat, imbuh Dindin Hafiudin tanpa menyebutkan besarnya alokasi anggaran untuk kegiatan rehabilitasi tersebut.

Sementara itu, dari seluas 15.864 hektare lahan kritis di dalam kawasan hutan, selama ini telah tuntas dilaksanakan rehabilitasi dengan penanaman berbagai jenis pohon rimba campuran.

Sehingga kini masih dilakukan pengawasan serta pemeliharaannya, yang juga diharapkan mendapatkan kepedulian masyarakat sekitar hutan, untuk bisa ikut serta mengawasinya.











(U.KR-HT/B/Y003/Y003) 31-03-2010 16:44:50

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2010