Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Sabtu (24/10) mulai dari pemerintah mendorong pembangunan 27 kawasan industri baru hingga yakin kuartal III dan kuartal IV 2020 perekonomian domestik sudah dalam tahap pemulihan.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. 27 kawasan industri baru

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terus mendorong pembangunan 27 kawasan industri baru baik yang diinisiasi oleh pemerintah ataupun swasta.

"Pemerintah terus mendorong terbangunnya 27 kawasan industri baru, baik yang diinisiasi oleh pemerintah ataupun swasta yang masuk dalam dokumen RPJMN 2020-2024," katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Nilai potensi ekspor makanan halal 229 juta dolar AS

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan total nilai potensi ekspor makanan halal Indonesia mencapai 229 juta dolar AS.

"Kalau kita melihat Indonesia saat ini terdapat 10 besar produk makanan halal dengan total nilai potensi ekspor mencapai 229 juta dolar AS," katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

3. 70 persen obat bisa diproduksi di dalam negeri

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sekitar 70 persen obat-obatan kini sudah bisa diproduksi di dalam negeri.

"Jadi selama COVID-19 itu, saya baru tahu kita itu hampir 90 persen obat kita impor. Sekarang saya bisa lapor kepada Anda, itu kira-kira 70 persen kita sudah buat sendiri," katanya.

Berita selengkapnya klik di sini

4. 10 persen perairan jadi kawasan konservasi 2030

Pemerintah menargetkan 10 persen daerah perairan nasional menjadi kawasan konservasi pada 2030, sehingga Kementerian Kelautan dan Perikanan juga terus berupaya menambah kawasan konservasi baru.

"Indonesia menargetkan 10 persen dari perairan Indonesia sudah menjadi kawasan konservasi pada tahun 2030, yaitu seluas 32,5 juta hektare," kata Plt Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Ekonomi RI siap pulih

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perlambatan terdalam untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah terjadi di kuartal II sehingga kuartal III dan kuartal IV diyakini memasuki tahap pemulihan.

Airlangga memperkirakan pertumbuhan ekonomi domestik di kuartal III 2020 akan tumbuh di kisaran -3 persen hingga 0 persen.

Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020