Garut, 18/12 (ANTARA) - Tiga karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Garut, dikabarkan berhasil lulus mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab setempat.

Mereka terdiri dua pegawai tetap dan seorang kepala seksi, yang berhasil bersaing dengan 12.515 peserta seleksi lainnya memperebutkan 410 kuota dari pelamar umum, ungkap beberapa peserta yang tak lulus termasuk Burhan(22), Jumat.

Burhan menyatakan, keikutsertaan seleksi ketiga pegawai tetap PDAM tersebut merupakan hak mereka untuk menentukan pilihan terbaik dalam hidupnya.

Namun dari sekitar 2,4 juta penduduk kabupaten Garut ini terdapat berkisar 10,3 persen penganggur usia diatas sepuluh tahun.

Dihubungi terpisah anggota DPRD dari Fraksi PKS, dr H. Helmi Budiman mengemukakan, sangat mendesaknya pihak penyelenggara seleksi CPNS memberikan klarifikasi atau jawaban yang sejujur-jujurnya kepada masyarakat, terkait terus merebaknya berbagai indikasi kecurangan.

Termasuk secepatnya mengumumkan keaslian hasil seleksi yang dilaksanakan Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, agar masyarakat bisa langsung membandingkannya dengan pengumuman CPNS yang diterima berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati.

"Jelaskan alasannya jika memang keaslian hasil seleksi UNPAD itu, tak bisa diumumkan," ungkap Helmi Budiman seraya mengingatkan jangan sampai tak ada komunikasi sama sekali dari pihak penyelenggara.

Karena masyarakat juga memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang benar, valid serta jujur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, malahan kabupaten Garut pun telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang transparansi, agar diimplementasikan.

Sedangkan mengenai kemungkinan adanya tiga pegawai PDAM bisa diterima menjadi CPNS, selain merupakan hak mereka, juga supaya segera dituntaskan status kepegawaiannya, imbuh Helmi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD) Garut H. Djadja Sudardja setiap dihubungi sejak Jumat lalu (11/12) hingga kini masih belum diaktifkan telepon genggamnya, demikian pula Kepala Bidang Penempatan dan Pengangkatan Pegawai, H. Muhdin. ***1***


John Doddy Hidayat
(T.PK-HT/C/Y003/Y003) 18-12-2009 10:28:45

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2009