Getaran gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di Kabupaten Rangkasbitung, Banten juga dirasakan oleh sebagian warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang berada di wilayah utara dan selatan.

"Getarannya cukup kencang, kebetulan saat gempa bumi terjadi saya sedang memasak tiba-tiba lampu gantung dan air dalam bak bergoyang, tanpa pikir panjang saya langsung lari keluar rumah," kata warga Pangsor, Kecamatan Palabuhanratu Pipit Julianti di Sukabumi, Selasa.

Informasi yang dihimpun dari rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa yang terjadi pada Selasa (7/7) sekitar pukul 11.44 WIB berlokasi di 6.69 Lintang Selatan, 106.14 Bujur Timur 18 km Barat Daya Kabupaten Rangkasbitung dengan kedalaman pusat gempa 82 km. Namun demikian, gempa ini tidak berpotensi memicu terjadi gelombang tsunami.

Tidak hanya di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, getaran gempa juga dirasakan oleh warga yang tinggal di wilayah utara, salah satunya warga Kecamatan Parungkuda Daw Wahyudi. Saat kejadian dirinya sedang mengasuh cucunya, seketika gempa mengguncang dan tanpa pikir panjang ia menggendong cucunya dan membawanya keluar rumah.

"Saat kejadian semua menjadi panik, hampir seluruh warga di sini berhamburan lari ke luar rumah. Meskipun durasinya tidak lama, tetapi getarannya cukup kencang dirasakan," tambahnya.

Sementara, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait kejadian gempa ini dari para Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK).

Tapi hingga kini, belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tersebut. Relawan P2BK yang berada di lokasi khususnya kecamatan yang dilalui Sesar Cimandiri saat ini sedang melakukan assessmen dikhawatirkan ada bangunan baik rumah maupun fasilitas lainnya rusak.

"Menurut informasi pusat gempa ini berada di titik Sesar Cimandiri, maka dari itu kami imbau kepada warga untuk selalu waspada antisipasi terjadi gempa susulan," katanya. 

Baca juga: Gempa magnitudo 6,1 di Laut Jawa tidak berpotensi tsunami

Baca juga: Guncangan akibat gempa di Laut Jawa dirasakan hingga wilayah Jabar

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020