Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membangun sejumlah Kampung Tangguh COVID-19 di sejumlah daerah sekitar Karawang untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi virus corona.

Bupati Karawang  Cellica Nurrachadiana di Karawang, Minggu, mengatakan keberadaan Kampung Tangguh COVID-19 diharapkan semakin menyadarkan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Desa atau Kampung Tanggap COVID-19 dibentuk sebagai langkah menghadapi wabah COVID-19," katanya.

Ia menyampaikan, secara umum dibentuknya Kampung atau Desa Tangguh COVID-19 di Karawang ialah sebagai upaya antisipasi gangguan pangan. Artinya dilakukan berbagai upaya untuk melakukan ketahanan pangan.

Di antaranya dengan melakukan budidaya ikan secara bersama-sama serta mengelola kebun ketahanan pangan.

Saat ini Kampung Tangguh COVID-19 di Karawang sudah terbentuk di sejumlah kecamatan seperti di Kecamatan Ciampel, Pangkalan, Telukjambe Timur, dan lain-lain.

Dikatakannya, Kampung Tangguh COVID-19 juga dibentuk sebagai upaya promotif edukatif secara masif sampai ke desa-desa.

Masyarakat Karawang diharapkan dapat memiliki pemahaman yang cukup untuk mengenali, mengantisipasi sampai memutus mata rantai penyebaran COVID-19 secara baik. 

Baca juga: Bertambah 4 orang terkonfirmasi positif COVID-19 di Karawang

Baca juga: Gugus Tugas khawatir penyebaran COVID-19 di Karawang makin meningkat

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020