Warga RW 01 di Kelurahan Padasuka, Kota Bandung, secara swadaya melakukan pengasapan lingkungan untuk mencegah penularan demam berdarah dengue (DBD).

Ketua Rukun Warga (RW) 01 Kelurahan Padasuka Asep Ruhiyat mengatakan di wilayahnya ada warga yang diduga mengalami gejala DBD karenanya warga berinisiatif melakukan pengasapan untuk mengusir nyamuk penular demam berdarah.

"Kemarin di daerah ini ada yang sakit demam tinggi sampai tiga hari dirawat. Kita khawatir dia kena DBD, makanya kita langsung melakukan swadaya untuk melakukan fogging," kata Asep di sela kegiatan pengasapan di lingkungannya pada Sabtu.

Ia menambahkan, warga iuran untuk mengumpulkan dana Rp450 ribu yang dibutuhkan untuk membeli bensin dan insektisida untuk pengasapan serta membayar dua petugas pengasapan.

"Mungkin ini bukan solusi paling jitu. Tapi kan minimal kita sudah berusaha untuk meminimalisir penyebaran nyamuk yang pembawa DBD," kata dia.

"Jadi fogging (pengasapan) jalankan saja. Jangan nunggu-nunggu kalau ada kejadian lagi," dia menambahkan.

Menurut dia, ada 160 keluarga yang terdiri atas 800 warga yang tinggal di RW 01 Kelurahan Padasuka. 

Pengasapan hanya ampuh membasmi nyamuk penular demam berdarah dengue kalau dilakukan dalam dosis yang tepat pada waktu yang tepat. Pengasapan juga hanya bisa mematikan nyamuk dewasa yang terbang, larva dan jentik nyamuk yang berada di genangan air tidak mati. 

Pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus dengan menutup merupakan cara yang paling efektif untuk mengendalikan penularan DBD.

Gerakan 3M Plus antara lain meliputi kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Upaya Plus-nya antara lain memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, gotong royong membersihkan lingkungan, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras, dan memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.

Baca juga: Masjid Raya Bandung disemprot disinfektan cegah penularan corona


 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020