Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta Bank Jabar Banten (BJB) menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperbaiki atap bangunan ruang kelas Sekolah Dasar Negeri III Karawang Kulon yang ambruk.

"Sebenarnya bangunan sekolah yang ambruk itu akan diperbaiki tahun ini. Anggarannya sudah dialokasikan. Tapi karena butuh aksi yang cepat, kita mendorong BJB yang memperbaiki dengan menggunakan dana CSR," kata Bupati setempat Cellica Nurrachadiana, saat meninjau bangunan sekolah yang ambruk, Selasa.

Ia mengatakan, BJB sudah menyatakan siap mengeluarkan dana CSR-nya untuk memperbaiki atap bangunan ruang kelas yang ambruk itu.

"BJB siap untuk melakukan perbaikan dengan anggaran CSR. Anggarannya dialokasikan Rp90 juta," katanya.

Sementara itu, salah satu bangunan ruang kelas SDN III Karawang Kulon yang berlokasi di Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, ambruk pada Senin (10/2) dini hari.

Bangunan ruang kelas itu ambruk karena sudah puluhan tahun tidak diperbaiki.

Kepala Cabang BJB Karawang, Arfandy menyatakan pada tahun ini pihaknya akan mengeluarkan dana CSR sebesar Rp270 juta untuk perbaikan tiga bangunan sekolah di Karawang.

"Setiap sekolah nantinya akan menerima Rp90 juta. Dari anggaran itu, kami targetkan dua kelas perbaikan," kata dia.

Sekolah yang akan menerima CSR BJB Karawang itu di antaranya SDN III Karawang Kulon, SDN III Lemahkarya di Kecamatan Tempuran dan SDN II Muara Baru di Kecamatan Cilamaya Kulon. 

Baca juga: 915 ruang kelas sekolah di Karawang rusak

Baca juga: Bangunan ruang kelas SD di Karawang ambruk

 

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020