PD Kebersihan Kota Bandung mengerahkan 640 petugas untuk membersihkan sampah yang berserakan di berbagai bagian kota usai malam perayaan Tahun Baru.

"Ini operasi malam Tahun Baru, petugasnya tersebar di banyak titik di Kota Bandung. Paling dikawal titik keramaian kayak Alun-alun Bandung, Alun-alun Regol, Alun-alun Ujungberung, Gasibu. Pokoknya di tempat orang biasa kumpul," kata Penjabat Sementara Direktur Utama PD Kebersihan Gungun Saptari di Bandung, Rabu.

Khusus pada awal Tahun Baru 2020, PD Kebersihan menyiagakan petugas selama 24 jam dengan perincian 90 petugas disiagakan di Bandung bagian barat, 330 petugas di Bandung bagian selatan, 100 petugas di Bandung bagian utara, dan 47 petugas di Bandung bagian timur.

Selain itu ada petugas yang disiagakan untuk menjalankan tugas pemrosesan, pemilahan, dan pengolahan sampah dan mengerjakan tugas-tugas pengelolaan sampah yang lain.

"Total 640 personel. Kita turunkan juga kendaraan truk 10 unit, kendaraan kancil 7 unit, kendaraan Trida 44 unit dan mobil sapu dua unit," kata Gungun.

Operasi khusus penanganan sampah pada tahun baru, ia mengatakan, dilakukan untuk memastikan wilayah Kota Bandung tetap bersih pada 1 Januari 2020.

"Jangan sampai tahun baru pabalatak (berserakan) sampah. Warga pas keluar pagi, Bandungnya sudah enakeun, enggak kotor," kata dia.

Gungun juga telah meminta para petugas yang terlibat dalam operasi penanganan sampah untuk menghitung timbulan pada malam pergantian tahun.

"Volume biasanya meningkat di malam tahun baru, walaupun tidak bertambah signifikan secara keseluruhan. Biasanya hanya kalau di titik tertentu pasti ada kenaikan," katanya.

Baca juga: Volume sampah malam tahun baru di Kota Bandung susut 15 persen lebih

Baca juga: Dana Rp450 juta untuk kompensasi bau sampah TPA Burangkeng Bekasi
 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020