Simulasi pengamanan pemilu 2019

  • Selasa, 26 Februari 2019 21:43

Polisi menghalau pengunjuk rasa pada simulasi pengamanan Pemilu Serentak Pilpres dan Pileg di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi Pemilihan Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019 mendatang, dengan menerjunkan 600 personil Polres Ciamis yang nantinya akan disiagakan di 4.362 tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Ciamis. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr.

Polisi menghalau pengunjuk rasa pada simulasi pengamanan Pemilu Serentak Pilpres dan Pileg di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi Pemilihan Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019 mendatang, dengan menerjunkan 600 personil Polres Ciamis yang nantinya akan disiagakan di 4.362 tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Ciamis. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr.

Polisi menghalau pengunjuk rasa pada simulasi pengamanan Pemilu Serentak Pilpres dan Pileg di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi Pemilihan Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019 mendatang, dengan menerjunkan 600 personil Polres Ciamis yang nantinya akan disiagakan di 4.362 tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Ciamis. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr.

Polisi menghalau pengunjuk rasa pada simulasi pengamanan Pemilu Serentak Pilpres dan Pileg di Lapangan Lokasana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi Pemilihan Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019 mendatang, dengan menerjunkan 600 personil Polres Ciamis yang nantinya akan disiagakan di 4.362 tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten Ciamis. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr.

Berita Terkait