Prevalensi stunting menurun

  • Kamis, 26 Januari 2023 16:45

Kader Posyandu dari Dinas Kesehatan Ciamis menimbang berat badan anak saat sosialisasi protein hewani cegah stunting pada pelakasanan Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) Delima di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (26/1/2023). Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2022 mengalami perbaikan atau menurun diangka prevalensi stunting dari 24,4 persen pada 2021 menjadi sebesar 21,6 persen. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Kader Posyandu dari Dinas Kesehatan Ciamis menimbang berat badan anak saat sosialisasi protein hewani cegah stunting pada pelaksanan Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) Delima di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (26/1/2023). Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2022 mengalami perbaikan atau menurun diangka prevalensi stunting dari 24,4 persen pada 2021 menjadi sebesar 21,6 persen. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Pegawai Dinas Kesehatan Ciamis dan kader posyandu melakukan gerakan “Pawang Hati Bucin” saat sosialisasi protein hewani cegah stunting pada pelaksanan Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) Delima di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (26/1/2023). Kementerian Kesehatan mengumumkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2022 mengalami perbaikan atau menurun diangka prevalensi stunting dari 24,4 persen pada 2021 menjadi sebesar 21,6 persen. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Berita Terkait

Prevalensi stunting menurun

Prevalensi stunting menurun

  • 26 Januari 2023 16:45