Ekspor Coco Peat
- 11 November 2020 23:30
Pekerja menjemur serbuk kelapa atau coco peat di Desa Citakarya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (11/11/2020). Produk cocopeat untuk bahan baku media tanam yang diolah Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK) Pangandaran hanya mampu memenuhi permintaan ekspor ke China dan Jepang sebesar lima persen dari kebutuhan pasar ekspor sebesar 4.400 ton per bulan, dengan omzet mencapai Rp8 miliar per tahun. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr
Pekerja memproduksi serbuk kelapa atau coco peat di Desa Citakarya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (11/11/2020). Produk cocopeat untuk bahan baku media tanam yang diolah Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK) Pangandaran hanya mampu memenuhi permintaan ekspor ke China dan Jepang sebesar lima persen dari kebutuhan pasar ekspor sebesar 4.400 ton per bulan, dengan omzet mencapai Rp8 miliar per tahun. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr
Pekerja menata serbuk kelapa atau cocopeat yang sudah dikemas di Desa Citakarya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (11/11/2020). Produk cocopeat untuk bahan baku media tanam yang diolah Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK) Pangandaran hanya mampu memenuhi permintaan ekspor ke China dan Jepang sebesar lima persen dari kebutuhan pasar ekspor sebesar 4.400 ton per bulan, dengan omzet mencapai Rp8 miliar per tahun. ANTARA JABAR/Adeng Bustomi/agr