"Prediksi awal kami pada tahun 2018 ini ada sekitar 9.848 ekor ternak," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Indriana kepada wartawan di Garut, Senin.
Ia menuturkan kebutuhan ternak kurban di Kabupaten Garut diprediksi meningkat seperti yang terjadi tahun sebelumnya.
Indriana mengatakan kebutuhan hewan kurban di Garut pada 2017 sebanyak 7.914 ekor terdiri dari 4.041 sapi, 3.776 domba, 70 kambing dan 27 kerbau.
Sedangkan pada tahun 2018, kata Indriana, pemerintah daerah menyiapkan lebih banyak untuk hewan kurban sapi 5.928 ekor, domba 3.800 ekor, kambing 100 ekor dan kerbau 20 ekor.
"Jika dibandingkan, tahun ini 35 hewan lebih dibandingkan tahun sebelumnya, kebanyakan masyarakat berkurban sapi," katanya.
Ia menyampaikan seluruh hewan kurban yang disiapkan itu tersebar di 172 titik penjualan seluruh kecamatan di Garut dan di pasar hewan Pemerintah Kabupaten Garut.
Hewan kurban yang tersedia di Garut, kata dia, selama ini berasal dari para petani, sedangkan khusus sapi berasal dari Pasar Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, dan luar Provinsi Jabar yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Kami juga sudah menyiapkan teknis pengawasan untuk memastikan kesehatan hewan kurban," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Ajat Sudrajat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.