Bandung (ANTARA) - Di era serba digital, hampir semua data penting tersimpan di ponsel atau laptop. Mulai dari foto kenangan, tugas kuliah, dokumen kerja, hingga kontak penting. Sayangnya, masih banyak orang yang baru sadar pentingnya backup data setelah perangkat rusak, hilang, atau tiba-tiba tidak bisa digunakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengimbau masyarakat untuk rutin mencadangkan data sebagai salah satu langkah menjaga keamanan informasi digital.
Backup data adalah proses membuat salinan data ke media penyimpanan lain, seperti cloud storage, hard disk eksternal, atau komputer. Dengan begitu, jika perangkat mengalami kerusakan atau kehilangan, data penting tetap bisa dipulihkan tanpa harus memulai semuanya dari awal.
Biar data tetap aman, kamu bisa mulai dengan langkah sederhana berikut:
1. Simpan file penting di layanan cloud seperti Google Drive, iCloud, atau OneDrive.
2. Salin dokumen penting ke hard disk atau flashdisk secara berkala.
3. Aktifkan fitur pencadangan otomatis untuk foto dan video.
4. Gunakan kata sandi yang kuat dan aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) pada akun penyimpanan.
5. Biasakan melakukan backup secara rutin, misalnya seminggu atau sebulan sekali.
Selain melakukan backup, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan akun digital dengan tidak membagikan kata sandi kepada orang lain, rutin memperbarui aplikasi, dan menghindari mengunduh file dari sumber yang tidak terpercaya. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko kehilangan data akibat serangan siber maupun kesalahan pengguna.
Mencadangkan data mungkin terasa sepele, tapi manfaatnya bisa sangat besar saat terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi, jangan tunggu HP rusak atau file penting hilang dulu baru panik. Luangkan waktu beberapa menit untuk backup data sekarang, karena lebih baik siap daripada menyesal di kemudian hari.
Pewarta: Isti Rahmawati DarmawanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.