Makassar (ANTARA) - Seorang personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Abu Bakar Siddik (22) akhirnya meninggal dunia usai ditabrak truk tronton di Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Iya benar, ada anggota ditabrak truk saat hendak ke posko di jalan galangan kapal. Barusan disampaikan meninggal dunia," kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muhamad Fadli Tahar di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari, Jalan Satndo Makassar, Sabtu malam.
Ia menjelaskan, korban bersama rekannya Muhammad Asnawi Yudha Pratama (22) yang juga juga personel BPBD, sedang menuju ke Posko Ujungtanah untuk menjalankan tugas harian.
Ia menyebut, tugas BPBD tidak mengenal bekerja dari rumah maupun dari mana saja (work from home/work from anywhere).
Namun dalam perjalanan dari arah jembatan Tallo menuju Pelabuhan Sukarno Hatta Makassar, sebuah truk tronton melaju kencang hingga menghantam kedua korban.
"Jadi, kedua korban ini, sedang bertugas. Korban menuju arah posko berboncengan, tetapi ditabrak truk dari arah belakang," katanya.
Ia menyebutkan, ada empat Posko BPBD yang di tempatkan di Kota Makassar dengan kesiapan personel untuk tetap siaga selama 24 jam secara bergiliran bertugas.
Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Usai penanganan medis di ruang jenazah RSAL Jala Ammari, jasad korban lalu dibawa ambulans BPBD Makassar menuju Kabupaten Bulukumba, untuk dimakamkan di kampung halaman korban.
Rem blong
Pewarta: M Darwin FatirEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026