Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melaporkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut, Jumat, mengakibatkan lima rumah di dua kecamatan rusak.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kerusakan di bagian atap dan dinding rumah cukup parah," kata Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat.

Dia menambahkan, dua rumah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, mengalami rusak berat, sementara tiga rumah di Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah mengalami rusak sedang akibat pohon tumbang.

"Hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan terkait dampak lain yang diakibatkan cuaca ekstrem yang melanda Jumat petang," katanya.

Penanganan cepat dilakukan petugas gabungan, terutama di Kecamatan Karangtengah, menggunakan gergaji mesin guna menyingkirkan pohon berukuran besar yang menimpa tiga rumah warga.

Sedangkan di Kecamatan Sukaluyu, penanganan dilakukan dengan mengungsikan dua kepala keluarga ke rumah kerabat sambil menunggu bantuan.

"Bantuan telah diajukan ke Pemkab Cianjur, karena satu rumah nyaris ambruk dan satu rumah lainnya rusak berat di bagian atap dan dinding kamar jebol," katanya.

Pada saat ini penanganan di Kecamatan Karantengah sudah tuntas dilakukan petugas gabungan BPBD Cianjur, TNI/Polri, PMI Cianjur dan forum relawan Cianjur, sedangkan di Kecamatan Sukaluyu penangan masih berjalan.

Pihaknya mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga akhir Maret.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026