Nagreg, Kabupaten Bandung, Jaw (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat volume kendaraan arus mudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, pada hari Minggu ini atau H-6 Lebaran 2026, mengalami peningkatan yang signifikan.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo di pos pengamanan Jalur Nagreg mengatakan sampai Minggu petang, sekitar 43 ribu kendaraan melintas di Jalur Nagreg, yang meningkat sangat tinggi dibanding Sabtu (14/3).
"Hari kemarin atau H-7 itu sekitar 39 ribu kendaraan yang melintas namun itu perhitungan 24 jam dari pukul 08.00 pagi. Sementara hari ini baru sampai petang sekitar jam 16.00 WIB sudah 43 ribu kendaraan," kata Eric.
Eric mengungkapkan angka tersebut juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan H-6 Lebaran tahun 2025, dengan persentase sebesar 44 persen, dengan prediksi akan lebih besar lagi karena perhitungan masih berlangsung hingga saat ini.
Seiring dengan semakin padatnya jalur Selatan Pulau Jawa di masa mudik Lebaran 2026 ini, Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung tersebut mengingatkan agar pemudik mempersiapkan semaksimal mungkin untuk melakukan perjalanan mudik.
Persiapan itu dilakukan pada kendaraan yang akan digunakan yang meliputi mesin, kaki-kaki kendaraan, ban, lampu hingga sistem pengereman, karena sangat vital bagi keselamatan perjalanan.
Kemudian selain aspek kendaraan, Eric menekankan kesiapan fisik juga diperlukan bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik Lebaran 2026.
"Mohon buat masyarakat sebelum kita melaksanakan ritual mudik melakukan perjalanan betul-betul kondisi kendaraan diperiksa baik itu kondisi mesin, ban dan juga rem, juga alat tambahan yang wajib ada pada kendaraan seperti dongkrak, apar, safety belt, itu betul-betul harus diperiksa agar semuanya berfungsi dengan baik. Fisik juga harus diperhatikan jangan memaksakan diri kalau lelah, segera istirahat," ucapnya.
Sepanjang jalur mudik di Nagreg, tambah Eric, banyak lokasi posko bersama yang bisa dimanfaatkan bagi warga pemudik sebagai lokasi istirahat sebelum melanjutkan perjalanan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan sampai kampung halaman.
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026