Sembilan kecamatan yang dilanda banjir, sesuai dengan data BPBD Subang antara lain:
- Kecamatan Pusakanagara (Desa Mundusari, Kotasari, Pusakaratu, Gempol, Rancadaka, Patimban dan Desa Kalentambo)
- Kecamatan Ciasem (Desa Pinangsari, Dukuh, Ciasem Tengah, Ciasem Baru dan desa Ciasem Hilir)
- Kecamatan Blanakan (Desa Muara, Tanjungtiga, Cilamaya Girang, Langensari, Blanakan, Rawamekar, Jayamukti, Rawameneng dan Desa Cilamaya Hilir)
- Kecamatan Pusakajaya (Desa Pusakajaya, Karanganyar, Cigugur Kaler, Bojongjaya, Kebondanas, Cigugur, Rangdu dan Desa Bojong Tengah)
- Kecamatan Sukasari (Desa Anggasari, Batangsari, Curugreja, Mandalawangi, Sukamaju, Sukareja dan Desa Sukasari)
- Kecamatan Legonkulon (Desa Bobos, Karangmulya, Legonkulon, Legonwetan, Mayangan, Pangarengan dan Desa Tegalurung)
- Kecamatan Pamanukan (Desa Bongas, Pamanukan, Rancahilir, Lengkongjaya, Rancasari, Mulyasari, Pamanukan Hilir dan Pamanukan Sebrang)
Bupati menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir itu dan meminta warga bersabar. Pemkab Subang, lanjutnya, telah menugaskan aparat desa agar logistik disalurkan langsung ke masyarakat melalui RT.
Pihaknya berkomitmen penuh melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir serta memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.
Baca juga: Warga terdampak banjir di Pantura Subang terpaksa ngungsi di kolong jembatan
Baca juga: Kabupaten Subang dilanda bencana banjir dan tanah longsor
Baca juga: Gubernur Jabar KDM minta lakukan pengecekan soal gumpalan busa awan di Subang
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir sepekan terakhir di Subang, rendam ribuan rumah 51 desa
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026