Subang (ANTARA) - Ratusan warga terdampak banjir di wilayah Pantura Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengungsi di kolong jembatan layang Pamanukan, karena banjir masih merendam rumah mereka.

"Sudah berhari-hari banjir belum surut. Jadi harus mengungsi," kata Didi, salah seorang warga terdampak banjir di wilayah Pamanukan, Subang, Sabtu.

Ia bersama keluarga dan tetangganya memilih untuk mengungsi di area kolong jembatan, karena lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah, sehingga mudah untuk mengevakuasi barang-barang yang masih ada di rumah.

Area di kolong jembatan, kata dia, selalu menjadi tempat pengungsian warga terdampak banjir setiap kali terjadi banjir.

Ditanya mengenai tempat pengungsian yang disediakan pemerintah, diakuinya pemerintah daerah (pemda) memang telah menyediakan lokasi pengungsi, tapi lokasinya terlalu jauh, sehingga mereka memilih untuk tetap mengungsi di kolong jembatan.

"Kalau mengungsi di lokasi yang terlalu jauh, susah bawa barang-barang," ucap Didi.

Sementara itu berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, hingga Sabtu pagi ini banjir di sekitar Kecamatan Pamanukan telah merendam 5.679 rumah di delapan desa.



Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026