Workshop tersebut turut menghadirkan penyedia kerja, lembaga pelatihan, hingga perwakilan pemerintah Jepang sebagai mitra strategis. Melalui forum ini, sekolah diharapkan mendapat panduan konkret mengenai standar kompetensi yang dibutuhkan industri global.
Jawa Barat memiliki 2.098 SMK dengan total 1,02 juta siswa dan menjadi kantong pekerja migran kedua terbesar di Indonesia dengan 47.830 pekerja. Dengan kapasitas tersebut, provinsi ini diproyeksikan menjadi model penerapan SMK Go Global secara nasional.
SMK Go Global ini sendiri, merupakan agenda prioritas pemerintah dalam membangun pendidikan vokasi berstandar internasional, memperluas jejaring global, dan memastikan lulusan SMK siap memasuki pasar tenaga kerja dunia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko PM himpun 507 kepala SMK di Jabar percepat program SMK Go Global
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026