Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mendata dua rumah warga di Desa Mayak, Kecamatan Cibeber rusak berat akibat pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang, sedangkan sekitar 11 rumah lainnya rusak ringan, Senin.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jawa Barat, Senin, mengatakan cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah setempat menyebabkan terjadinya bencana alam pohon tumbang dan angin puting beliung di sejumlah kecamatan.
"Saat ini data yang baru masuk akibat hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa dua rumah warga dan sekitar belasan rumah rusak ringan di bagian atap," katanya.
Sebanyak dua kepala keluarga dengan tujuh jiwa mengungsi ke rumah saudara masing-masing untuk sementara waktu, sambil menunggu bantuan perbaikan rumah dari pemerintah, sedangkan rumah yang rusak ringan langsung diperbaiki pemilik.
Sebanyak delapan petugas dibantu relawan PMI Kabupaten Cianjur melakukan penanganan cepat dampak kejadian itu dengan memangkas pohon yang tumbang menimpa rumah warga menggunakan gergaji mesin, sedangkan pemilik dibantu warga mengamankan barang berharga dari dalam rumah.
"Saat ini dua kepala keluarga mengungsi sementara ke rumah saudaranya sambil menunggu bantuan guna memperbaiki rumah kembali, kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana," katanya.
