Sumedang (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengingatkan kepada para Praja Pratama untuk tidak melakukan budaya kekerasan selama menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
“Untuk menolak dan menjauhi segala bentuk tindakan kekerasan bagi para praja,” kata Akhmad usai mengukuhkan Praja Pratama Angkatan XXXVI di Kampus IPDN, Sumedang, Rabu.
Akhmad menegaskan segala bentuk kekerasan yang terbukti dilakukan oleh praja, baik di dalam maupun di luar kampus, akan diberikan tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.
“Setiap praja dituntut untuk menjunjung tinggi kode kehormatan, mematuhi seluruh peraturan tata kehidupan praja, serta menegakkan disiplin dengan menghindari segala bentuk perilaku yang dapat mencoreng nama baik institusi,” kata dia.
Dia mengatakan IPDN merupakan perguruan tinggi kedinasan yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang profesional melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi kepamongprajaan.
