Prestasi Yamal musim lalu memang impresif. Dia menjadi motor serangan utama ketika Barcelona meraih treble domestik berupa LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Namun, winger muda itu dipastikan absen melawan Real Oviedo pada Kamis (25/9) karena mengalami masalah pangkal paha.
Barcelona sendiri mampu menjaga konsistensi meski kerap kehilangan Yamal. Musim ini, Blaugrana tetap berhasil mengalahkan Valencia dan Getafe tanpa sang talenta belia.
“Saya benar-benar senang. Saya tidak pernah memikirkan pemain mana yang absen, saya hanya fokus pada tim yang kami miliki. Setiap starting XI bisa memenangkan pertandingan,” kata Flick.
Selain Yamal, Barcelona juga harus kehilangan Gavi yang menepi empat hingga lima bulan usai operasi lutut pada Selasa (23/9). Gelandang 21 tahun itu sebelumnya sudah absen hampir setahun penuh akibat cedera ligamen lutut pada November 2023. Flick menegaskan tim akan mendukung penuh pemulihan Gavi.
“Tentu saja kami menunggu sampai dia kembali. Itu tidak mudah untuk tim ini, karena dia punya kualitas besar, tetapi setiap dari kami akan mendukungnya untuk mencapai level terbaiknya lagi,” pungkas Flick.
Barcelona kini berusaha menjaga jarak dengan Real Madrid di klasemen LaLiga. Los Blancos berada di puncak dengan 18 poin dari enam laga, unggul lima angka dari Barcelona yang menempati posisi kedua dengan 13 poin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hansi Flick: gagal raih Ballon d'Or jadi motivasi untuk Lamine Yamal
Pewarta: Hendri Sukma IndrawanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026