Namun, ia menekankan pelestarian museum bukan hanya soal perlindungan, melainkan juga pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan.
Oleh karena itu, kata dia, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan maupun estafet pengetahuan antargenerasi.
Judi pun mengingatkan Museum Topeng Cirebon menempati bangunan cagar budaya, sehingga informasi sejarah bangunan harus disampaikan kepada masyarakat.
"Intinya semua pihak perlu berpartisipasi, karena pemilik kebudayaan adalah masyarakat. Pemerintah hadir untuk menguatkan dan melengkapi agar kebudayaan bisa terus maju," ucap dia.
Sementara itu Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan Museum Topeng Cirebon kini memiliki lebih dari 600 benda koleksi, yang dipamerkan untuk menarik minat masyarakat dalam mempelajari budaya khas daerahnya.
Dia pun menegaskan pemerintah daerah, sudah berkomitmen untuk mengelola museum tersebut secara profesional agar manfaatnya bisa dirasakan semua orang.
“Museum Topeng Cirebon bisa menjadi etalase budaya, yang menggambarkan keunikan dari produk seni di Cirebon,” tuturnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenbud sebut Cirebon berpotensi jadi pusat riset topeng
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026