Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, melakukan pengembangan terkait kasus kehilangan sepeda motor milik Humas DPRD Kabupaten Cianjur di tempat parkir Pendopo Kabupaten Cianjur, dengan meminta keterangan sejumlah saksi karena CCTV di lokasi tidak berfungsi.
Kanit Reskrim Polsek Cianjur Kota Ipda Radhika di Cianjur Senin, mengatakan pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara setelah mendapat laporan dari kehilangan sepeda motor di Pendopo Kabupaten Cianjur.
"Kami sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi termasuk korban, kami kembangkan kasusnya sampai dapat terungkap," katanya.
Pihaknya mencatat selama beberapa hari terakhir banyak mendapat laporan kehilangan kendaraan yang terparkir di tempat umum, dimana sebagian besar sudah berhasil ditangkap, dan sebagian besar pemilik tidak menggunakan kunci ganda.
"Kami mengimbau pengendara sepeda motor untuk menggunakan kunci ganda meski memarkir kendaraan di lokasi yang dijaga petugas parkir," katanya.
Sementara Staf Humas DPRD Kabupaten Cianjur Fikri, mengatakan tidak menyangka sepeda motor miliknya akan dicuri karena terparkir di tempat parkir khusus sepeda motor di lingkungan Pemkab Cianjur di bawah pengawasan anggota keamanan dan CCTV yang terlihat terpasang.
Namun dia terkejut setelah menjalankan tugas mengambil dokumentasi pimpinan DPRD Cianjur pada kegiatan Mojang Jajaka yang digelar di depan Pendopo Cianjur, tidak mendapati sepeda motor beserta helm miliknya di tempat parkir.
Bahkan dia sempat mencari ke sekeliling area parkir karena takut salah lokasi, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga meminta petugas keamanan untuk membuka CCTV di lokasi parkir sepeda motor yang ternyata tidak menyala.
"Saya minta petugas untuk melihat CCTV di area parkir dan pintu keluar Pendopo Cianjur, ternyata tidak menyala, sehingga saya melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Cianjur dengan harapan sepeda motor yang saya pakai untuk bekerja dapat ditemukan," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026