Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin pagi, melantik dan mengambil sumpah jabatan Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono sebagai Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang baru menggantikan Komjen Pol. Prof. Rycko Amelza Dahniel.
Pengangkatan Komjen Pol. Eddy sebagai Kepala BNPT yang baru, dan pemberhentian Komjen Pol. Rycko ditetapkan oleh Presiden Prabowo dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 117/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Tinggi di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.
Di ruangan tengah Istana Negara hari ini, Kepala BNPT yang baru itu dilantik bersama sejumlah pejabat baru lainnya, yaitu Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral, dan Suharto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial.
Dalam rangkaian yang sama, Presiden Prabowo juga melantik dan mengambil sumpah beberapa duta besar RI untuk negara-negara sahabat, yaitu Tofery Primada Soetikno sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Meksiko, Dwisuryo Indroyo Soesilo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Amerika Serikat, Andhika Chrisnayudhanto sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Brazil, Abdul Kadir Jaelani sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Jerman, Judha Nugraha sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Uni Emirat Arab, Imam As'ari sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Ekuador, Umar Hadi sebagai Perwakilan Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi-Organisasi Internasional Lainnya di New York, dan International Seabed Authority (ISA), dan Sidharto Reza Suryodipuro sebagai Perwakilan Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Trade Organization (WTO), dan Organisasi-Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa.
Dalam prosesi pelantikan itu, Kepala BNPT yang baru turut menyatakan ikrarnya bersama pejabat baru lainnya dipandu oleh Presiden Prabowo.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian sumpah jabatan yang diikrarkan oleh Kepala BNPT yang baru beserta pejabat lainnya yang dilantik oleh Presiden Prabowo hari ini.
