Puasa Syawal memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

1. Penyempurna puasa Ramadhan

Sebagaimana shalat sunnah rawatib menyempurnakan kekurangan dalam shalat fardhu, puasa Syawal juga berfungsi melengkapi ibadah puasa Ramadhan. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

"Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab di hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka dia beruntung dan selamat. Jika shalatnya buruk, maka dia celaka dan rugi. Jika ada kekurangan pada shalat wajibnya, Allah Ta’ala berfirman, ‘Periksalah, apakah hamba-Ku memiliki amalan sunnah yang dapat menyempurnakan kekurangan ibadah wajibnya?’" (HR Tirmidzi)

2. Pahala seperti puasa setahun

Hadis sahih Muslim menyebutkan bahwa orang yang berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan akan mendapatkan pahala seperti puasa selama satu tahun penuh.

"Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti pahala berpuasa setahun." (HR Muslim)

3. Tanda diterimanya puasa Ramadhan

Melanjutkan ibadah setelah Ramadhan, seperti puasa Syawal, merupakan tanda bahwa ibadah Ramadhan diterima. Para ulama mengatakan:

"Ganjaran perbuatan baik adalah perbuatan baik setelahnya. Siapa saja yang berbuat kebaikan lalu mengikutinya dengan kebaikan lain, maka itu adalah tanda diterimanya amalan sebelumnya."

Sebaliknya, jika setelah Ramadhan seseorang malah jauh dari ibadah, hal itu bisa menjadi pertanda kurangnya keberkahan dari ibadah Ramadhan yang telah dilaksanakan.

4. Wujud rasa syukur

Puasa Syawal merupakan bentuk rasa syukur atas limpahan rahmat dan ampunan di bulan Ramadhan. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan iman dan berharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari dan Muslim)

5. Menjaga konsistensi ibadah

Puasa Syawal menjadi salah satu cara untuk menjaga kesinambungan ibadah dan mempertahankan kebiasaan baik setelah Ramadhan. Dalam hadis qudsi, Allah berfirman:

"Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah sehingga Aku pun mencintainya." (HR Bukhari)

Dengan tetap beribadah setelah Ramadhan, kita menunjukkan kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah.

 

 



Pewarta: Antaranews
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026