Antarajabar.com  - Ratusan atlet andalan Jawa Barat pada PON XIX/2016 Jabar  "pulang kampung" setelah dua bulan menempa diri dalam latihan intensif di Provinsi Gyeongsangbukdo Korea Selatan.

"Gelombang kepulangan atlet telah dimulai pada pertengahan Agustus 2016 ini, dan akhir bulan ini dijadwalkan seluruh atlet telah berada di camp masing-masing," kata Ketua Umum KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin di Bandung, Sabtu.

Ia menyebutkan gelombang kepulangan para atlet Jabar itu menebar optimistis. Karena berdasarkan laporan perkembangan dan performance atlet semuanya mengalami peningkatan yang signifikan.

Selain itu tingkat kebugaran atlet juga cukup fresh dan akan dimatangkan dalam latihan pengkondisian di latihan pelatda masing-masing.

"Alhamdulillah tidak ada yang cedera, hasil laporan dari tim di sana kondisinya terus meningkat. Dan mulai akhir bulan ini sudah mulai memasuki tahap pengkondisian," katanya.

Para atlet Jabar yang berlatih di Korea Selatan itu antara lain judo, taekwondo, sepatu roda, anggar, panahan, gulat serta sejumlah cabang olahraga lainnya.

Selain itu sejumlah cabang olahraga juga mengirimkan atletnya berlatih di luar negeri dan juga mengikuti kejuaraan di beberapa ajang internasional di luar negeri.

"Semuanya diharapkan bisa mencapai puncak penampilan pada PON XIX/2016 Jabar yang akan digelar bulan depan," katanya.

Selain itu sukses lifter asal Bandung, Jawa Barat yang sukses meraih medali perak pada Olimpiade 2016 di Rio de Jeneiro, Brasil juga diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet lainnya untuk meraih prestasi di ajang itu.

"Sepulang dari latihan di luar negeri, para atlet akan melakukan aklimatisasi di lokasi pertandingan. Semuanya dalam skenario yang kita harapkan," kata Ahmad Saefudin.

Sementara itu 20 hari menjelang PON XIX/2016 Jawa Barat, KONI Jawa Barat melakukan pemantauan intensif terhadap program latihan atlet yang dilakukan dengan meningkatkan pengawasan oleh tim pendamping.

Selain itu juga dilakukan pengetahan dan pengawasan terhadap konsumsi obat-obatan untuk menghindari adanya kandungan yang masuk kategori doping. Tim dokter KONI Jabar dikerahkan, dan setiap cabang olahraga telah disosialisasikan sejumlah obat-obatan yang mengandung unsur doping.

"Sosialisasi telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Tahap pengkondisian atlet saat ini menjadi prioritas. Alhamdulillah semua atlet dalam keadaan cukup memuaskan dan siap tempur," kata Ahmad Saefudin.

Sementara itu Sekretaris Umum KONI Jawa Barat MQ Iswara menyebutkan, saat ini seluruh atlet sudah melewati tahapan delegate registration meeting dimana seluruh atlet telah diregistrasi ulang.
 
"Persiapan kami sudah maksimal, kita selesaikan berbagai kendala latihan secepatnya dan jemput bola. Sejauh ini masih dalam jalur yang sesuai yang kita harapkan," kata MQ Iswara yang juga Ketua Pengda PBVSI Jawa Barat itu.

Pada kesempatan itu, MQ Iswara juga meminta dari seluruh masyarakat Jabar untuk kelancaran dan suksesnya pencapaian "Jabar Kahiji" atau juara umum para PON XIX/2016 mendatang. Selain itu ia juga berharap warga Jabar bisa menjadi suporter dan memberikan dukungan pada pertandingan di venue-venue yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Jabar.


: Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026