"Pada dasarnya seluruh tenaga medis dan paramedis kami siaga selama Lebaran. Jadi 352 dokter spesialis harus siaga kemudian 1.800 perawan siap. Lalu kita melibat 1.200 peserta didik yang siap siaga," kata Dirut RS Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung dr Ayi Djembarsari MARS, di Bandung, Jumat.
Menurut dia, walaupun memasuki libur Lebaran 2016 empat layanan poliklinik tetap yakni poliklinik anak, penyakit dalam, bedah, obgyn (kandungan) tetap beroperasi memberikan pelican medis untuk masyarakat yakni pada tanggal 4,5 dan 8 Juli 2016.
"Keempat poliklinik tersebut beroperasi dari jam 07.30 hingga pukul 14.00 WIB. Jadi warga tidak perlu khawatir, selama cuti Lebaran ini kami tetap siaga dan beroperasi," kata dia.
Ia menuturkan pada prinsipnya pelayanan media di RSHS Bandung selama Lebaran 2016 tidak tutup namun ada sejumlah penyesuaian jadwal.
"Yang benar-benar tutup itu adalah hari pertama dan kedua Lebaran. Itu pun masih ada tenaga medis yang piket," kata dia.
Ia berharap selama libur Lebaran 2016/1437 Hijriah ini situasi berjalan lancar dan tidak ada peristiwa luar biasa.
"Tentu kita semua berharap tidak ada peristiwa luar biasa. Tapi kalaupun ada kejadian IGD kami dan tim kejadian luar biasa sudah siap. Mobil ambulans juga disiapkan," kata dia.
Selain itu, RSHS Bandung juga membuka hotline di nomor 2551111 bagi masyarakat yang membutuhkan informasi dan bantuan.
Pewarta: Ajat Sudrajat: Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.