Cirebon, Jawa Barat (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, telah melayani sekitar 2,13 juta penumpang selama semester I 2026 atau meningkat 5,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin saat dikonfirmasi di Cirebon, Jabar, Sabtu, mengatakan kenaikan tersebut menunjukkan minat masyarakat menggunakan kereta api terus meningkat seiring peningkatan kualitas layanan.

Ia mengatakan sekitar 2,13 juta pelanggan itu terdiri atas 1,07 juta penumpang yang berangkat, serta 1,06 juta penumpang yang tiba di sejumlah stasiun wilayah Daop 3 Cirebon.

Menurut dia, pertumbuhan jumlah penumpang didorong mobilitas masyarakat untuk bekerja, pendidikan, dan bisnis, serta meningkatnya perjalanan pada berbagai momentum libur.

"Angkutan Lebaran, Natal dan Tahun Baru, libur nasional, serta libur sekolah pada akhir semester pertama menjadi faktor yang ikut meningkatkan jumlah pengguna kereta api," katanya.

Muhibbuddin mengatakan KAI terus meningkatkan pelayanan melalui penguatan aspek keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, kebersihan, keamanan, serta layanan berbasis digital.

Selain itu, pihaknya terus memperkuat transformasi layanan melalui aplikasi Access by KAI, peningkatan fasilitas stasiun, pelayanan petugas, serta pembenahan sarana dan prasarana.

"Selama Januari hingga Juni 2026, Stasiun Cirebon menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni 889.443 orang," tuturnya.

Muhibbuddin mengatakan meningkatnya jumlah penumpang turut mendorong aktivitas ekonomi di sekitar stasiun, mulai dari perdagangan, kuliner, perhotelan, pariwisata, transportasi lanjutan, hingga UMKM.

Ia berharap semakin banyak masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama karena dinilai aman, nyaman, tepat waktu, efisien, serta ramah lingkungan.

"Layanan kereta api juga memperkuat konektivitas antarwilayah sehingga mempermudah mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi," ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026