Antarajabar.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, menilai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur aman dan lancar, meskipun tingkat paritisipasi warga pemilih perlu ditingkatkan.
"Semuanya berlangsung tenang dan kondusif, hasil pantauan dan informasi tidak ada masalah. Mungkin kampanyenya heboh, tapi sesuai sejarah Jawa Barat, terutama Cianjur selalu aman dan kondusif," katanya, Rabu.
Dia menyayangkan tingkat partisipasi warga Cianjur yang dibawah target 60 persen, meskipun di kabupaten/kota lainnya, tingkat partisipasi warga mencapai 70 persen lebih. Sehingga pihaknya berharap hal tersebut harus lebih ditingkatan pada masa mendatang.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, mengatakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2015 berjalan lancar. Dari hasil laporan di lapangan, tidak ada permasalahan berarti pada hari pencoblosan.
Sedangkan terkait angka partisipasi yang menurun di wilayah tersebut, dia mengatakan ada perubahan partisipasi pemilih, namun hal tersebut lebih disebabkan jarak setiap pemilihan terlalu dekat. Setelah menggelar Pemilihan Legislatif dan Presiden 2014, warga langsung dihadapkan Pilbup.
"Saya pikir warga sudah bosan dan jenuh karena setiap beberapa bulan terakhir melakukan pemilihan. Tapi jumlahnya kalaupun turun masih berada di 65 persen," katanya.
Pantuan di sejumlah TPS, banyak pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya seperti Di TPS 26 Kelurahan Pamoyanan, tercatat hanya 278 pemilih yang mendatangi TPS dari 411 orang yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap.
Di TPS 21 Desa Nagrak, Kecamatan Cilaku hanya 285 orang yang memilih dari 763 pemilih dan di TPS 15 Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah, dari jumlah DPT sebanyak 784 pemilih, yang menggunakan hak suaranya hanya 526 orang.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.