"Acara buka puasa ini bagus karena ini bentuk kepedulian, kami juga meminta BJB supaya lebih peduli juga kepada panti asuhan, kepada anak kurang beruntung. Supaya lebih banyak yang memikirkan itu," kata Ahmad Heryawan saat acara "Buka Puasa Bersama Bank BJB dan Pemprov Jabar" di Gedung Sabuga Bandung, Jumat.
Ia menuturkan, program tersebut harus berlanjut dengan program yang lebih memperhatikan anak-anak seperti pemberian beasiswa dan menyekolahkan anak-anak ini sehingga akan membantu meningkatkan sektor pendidikan di Jabar.
"Sehingga tidak mustahil ke depan mereka diberi beasiswa, disekolahkan. Sangat bagus. Saya kira bisa kan dan tentu tidak seluruhnya, karena nanti juga kita akan membangun kawasan-kawasan dengan layanan kesehatan di perbatasan-perbatasan antara kabupaten satu dengan lainnya, perbatasan provinsi Jabar dengan provinsi lainnya," kata dia.
Dana CSR tersebut, menurut dia, akan didorong masuk ke perbatasan-perbatasan di Jawa Barat untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh karena itu, pihaknya berharap, kegiatan seperti ini akan mengundang kepedulian masyarakat secara umum untuk melakukan hal yang sama kepada masyarakat yang tidak mampu.
"Bentuk syukur itu tidak sekedar mengucapkan Alhamdulllah, tapi kepedulian pada sesama, menjadi pembenar bukti tanda syukur vertikal. Bukti horisontalnya adalah kepada masyarakat tidak mampu," kata dia.
Sementara itu, Dirut Bank Bjb Ahmad Irfan mengatakan, semua pihak harus saling mengisi dan memberi kontribusi untuk membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.
"Tentunya kami tekankan pentingnya BJB bersama Pemprov dan masyarakat saling mengisi dan berkontribusi, untuk membangun masyarakat lebih maju dan sejahtera," kata dia.
Dikatakan dia, rangkaian CSR yang dilaksanakan kali ini di antaranya adalah buka bersama 2000 anak yatim dan duafa se-Jawa Barat, penyerahan bingkisan kado lebaran untuk abdi bangsa yang terdiri dari petugas kebersihan, penjaga rel kereta api, penjaga makam, penyelenggara jenazah dan marbot mesjid.
"Juga ada bantuan untuk panti asuhan, santunan untuk 2000 anak yatim dan duafa, bantuan ruang kelas baru, bantuan renovasi dan pembangunan mesjid, bantuan pengadaan sarana air bersih, pembangunan saung teater rumah pintar dan lain-lain," kata dia.
Selain itu, lanjutnya, Bank Bjb juga sudah menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan CSR seperti TPS terpadu berbasis teknologi biodigester, BJB Greenschool di 16 sekolah di Jawa Barat, program Bank Sampah di 30 titik Kota Bandung, pelatihan keterampilan wirausaha BJB.
"Kemudian ada khitanan massal 1300 anak di tujuh kota di Indonesia, dan program tali kasih berupa santunan 1000 anak yatim dan duafa, sepeda santai bersama anak yatim, pemberian bibit pohon, dan donor darah," ujarnya.
?
?
?
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.