"Pemasang rambu atau lampu penerangan itu bisa menjaga keselamatan para pengendara di jalan tol, khususnya bagi para pemudik lebaran nanti," kata Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Ali Hasan, di Bandung, Senin.
Pihaknya prihatin dengan adanya korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali yang mulai beroperasi pada pekan lalu itu
Menurut dia, kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya rambu penerangan sepanjang jalan hingga human error.
"Sehingga kami berharapkan rambu rambu lalu lintasnya itu dilengkapi, termasuk juga lampu penerangannya, itu harus segera dipasang dan dilengkapi," kata Ali.
Selain itu, pihaknya juga meminta agar pengelola jalan tol memperbanyak rest area agar ara pengemudi yang kelelahan bisa beristirahat dengan layak.
"Jalan Tol Cipali ini adalah jalan tol terpanjang di Indonesia dengan panjang sekitar 116 kilomter, tentunya rest areanya jangan hanya dua, itu masih kurang dan perlu di tambah lagi, supaya para pengendara bisa beristirahat dan santai," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Yod Mintaraga menambahkan pengelola harus memperhatikan pengamanan samping kiri dan kanan jalan tol.
"Pengamanan kiri dan kanan jalan tol itu penting dilakukan agar hewan liar pun tidak masuk ke jalan tol. Ini untuk menghindari jalan kecelakaan juga," kata Yod.***1***
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.