"Ini berkaitan dengan peringatan Hardiknas, dari minggu kemarin kami sudah mengadakan lomba semacam sepeda gowes dan lain-lain yang sifatnya kompetisi, hari ini merupakan puncaknya," kata penanggung kawab kegiatan Tantan Sugandi.
Kegiatan bertajuk "Milampah Atikan Puspitaning Budaya, Palagan Pangatikan Budaya Sunda" itu untuk mendukung program Bandung Juara dari Ridwan Kamil. Konsepnya tak melibatkan guru, tapi saling memberikan informasi seputar kehidupan dan budaya Sunda.
"Saya sendiri fungsinya hanya sebagai pembawa acara, semua perwakilan guru-gurunya juga melebur bersama anak-anak sekolah," kata Tantan.
Kegiatan itu menjadi perwujudan dari pesan Mendikbud mengenai pendidikan berkarakter yang disebutkan dalam peringatan Hardiknas tahun ini.
"Sesuai dengan pesan dari Mendikbud pada upacara peringatan Hardiknas 2 Mei lalu tentang pendidikan berkarakter. Anak-anak jangan sampai sekadar pintar secara intelektual, tapi harus punya karakter dan wawasan secara spiritualitas, memliki sikap nasionalisme juga kemanusiaan," katanya.
Ia menyebutkan salah satu cara untuk mencapai pendidikan berkarakter itu, siswa dapat mengenali dan mencintai budayanya sendiri.
Beberapa SMA yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut SMKN 10, SMAN 24, SMAN 8, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMAN 3, SMAN 11 dan lain-lain. Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa SMP di Kota Bandung. Pertunjukkan budaya yang ditampilkan meliputi tarian hingga pentas teater.
Kegiatan itu diisi dengan macam-macam kesenian antara lain Rampak Kendang, Rampak Kulanter, seni Reog, tari Topeng, tari Jaipong, teater hingga ensembel permainan angklung.
Aditya
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.