Penghitungan terakhir diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri sekitar pukul 06:45 dengan Pezeshkian memperoleh lebih dari 16,3 juta suara dibandingkan Jalili yang memperoleh 13,5 juta suara, jauh lebih unggul dibandingkan kandidat konservatif.

Pezeshkian sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan di pemerintahan Mohammad Khatami (2001-2005) selain mewakili Tabriz di parlemen sejak 2008.

Sebagai seorang ahli spesialis jantung, Pezeshkian juga mengepalai Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz yang merupakan salah satu institusi medis terkemuka di Iran utara.

 

Sumber : Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Reformis Masoud Pezeshkian terpilih sebagai presiden baru Iran

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026