Deddy Mizwar mengungkapkan kepergian almarhum Ano ini merupakan kehilangan yang sangat besar bagi Jawa Barat terutama Kota Cirebon, karena selain merupakan pemimpin yang faham seluk beluk birokrasi almarhum juga merupakan sosok pemimpin yang dicintai masyarakatnya.
"Beliau sangat dicintai masyarakatnya karena, pembangunan dan berbagai program tidak akan optimal tanpa adanya keikutsertaan masyarakat yang membantu. Saya berharap nanti akan ada pemimpin dari Cirebon ini yang memang sepadan dengan kemampuan dan kecintaan rakyat Cirebon kepada pemimpinnya seperti beliau," kata Deddy Mizwar usai acara pemakaman.
Hal tersebut memang bukan tanpa alasan, karena menurut Deddy sebelum menjabat Wali Kota Cirebon, sosok almarhum Ano memulai karirnya sebagai sebagai aparat pemerintah Kota Cirebon selama 20 tahun, dan beberapa tahun di Pemprov Jabar.
"Beliau ini memulai karirnya dari aparat pemerintah. Itu 20 tahun lebih di Kota Cirebon, sempat juga beberapa tahun masuk di Provinsi Jawa Barat. Jadi menjadi pejabat publik sebagai Wali Kota Cirebon, tentu sudah sangat paham tentang pemerintahan daerah itu sendiri," ujar Deddy.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Wawan Ridwan yang pernah menjadi rekan kerjanya di Pemprov Jabar menuturkan almarhum adalah sosok yang mudah bergaul dan pekerja keras.
"Saya pribadi sangat kehilangan beliau. Karena beliau asalnya pernah di Pemprov, asalnya juga sama-sama. Enak bergaulnya, pekerja keras, jadi kami merasakan kehilangan," kata Wawan.
Almarhum Ano Sutrisno yang menjabat sebagai Wali Kota Cirebon periode 2013-2018 meninggal pada usia 59 tahun, Kamis (19/02) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ano tutup usia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Tangerang sejak Oktober 2014.
Pada pemakaman tersebut juga hadir Wakil Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara serta Sultan Sepuh XIV Kasultanan Kasepuhan Cirebon PRA. Arief Natadiningrat, serta jajaran Pemkot Cirebon.
Selain PNS, warga sekitar bahkan banyak pelajar SMU yang turut mengantar kepergian jenazah. Sebelum dikebumikan, Jenazah dishalatkan di Masjid Raya At-Taqwa usai shalat Jumat.
ajats
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.