Antarajawabarat.com, 20/2-. Harga beras di sejumlah pasar mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi, hal ini dikeluhkan oleh para pedangan di sejumlah pasar di Bandung.

"Harga melonjak sampai Rp 2 ribu/Kg, beras Cianjur yang asalnya Rp 9.500 menjadi Rp 12.000. Harga beras sekarang lagi mahal-mahalnya," kata Emen (32) pedagang beras di Pasar SAE, Jumat.

Beras yang diditribusikan dari berbagai daerah di Jawa Barat seperti Cianjur, Sumedang dan Banjar itu mengalami penurunan produktifitas akibat curah hujan yang tinggi semenjak awal Febuari.

Konsumen banyak yang mengeluh, kenapa harga beras naik terus. Ya kami sebagai pedangang hanya bisa pasrah, karena belum ada bentuan dari pemerintah.

"Dua minggu terakhir harga beras terus naik, sampai hari ini mencapai Rp 2 ribu/Kg dan kemungkinan akan naik lagi,"kata Sri (39) pedagang beras di Pasar Inpres Bandung.

Bulan Febuari, dikatakan Sri merupakan bulan panen, namun para petani mengalami penurunan produktifitas akibat hujan dan banjir.

Harga beras terus naik dari awal Febuari 2015, padahal ketika kenaikan BBM pada November tahun lalu tidak berdampak pada kenaikan harga beras secara signifikan.

"Waktu BBM naik, harga beras hanya naik sedikit sekitar Rp 300-500 saja, saya berharap pemerintah menyediakan beras murah untuk menekan harga beras yang terus naik," tambah Sri.



Diana


Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026