Antarajawabarat.com, 17/2 - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi agar kuota transmigrasi asal Jawa Barat ditambah tiga kali lipat.

"Permintaan tambahan transmigran asal Jabar, datang dari berbagai tempat atau daerah. Hanya saja kan kita dikuota oleh kementerian transmigrasi," kata Ahmad Heryawan di Bandung, Selasa.

Ia mengatakan, sejumlah daerah yang meminta tambahan kuota transmigran asal Jawa Barat adalah Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

"Mungkin alasan banyak daerah yang minta tambahan transmigran dari Jabar karena warganya yang 'bageur' (baik) dan gampang diatur," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Aher, pihaknya akan segera mengirimkan surat permintaan tambahan kuota transmigran asal Jawa Barat kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

"Kami segera layangkan surat permintaan ke kementerian untuk tambahan kuota Jabar. Mudah-mudahanan ke depan kuotanya bertambah," kata dia.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) III Pemerintah Provinsi Jabar Ahmad Hadadi menambahkan program transmigrasi diharapkan bisa mengurangi kemiskinan karena dapat menghasilkan usaha-usaha baru.

Berdasarkan data Pemprov Jabar pada tahun 2012 kuota transmigrasi hanya 680 Kepala Keluarga (KK), lalu pada 2013 sebanyak 435 KK dan tahan 2014 lalu sebanyak 130 KK.

ajats


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026