"Tahun 2023 telah menjadi tahun penderitaan, kekerasan, dan kekacauan iklim yang hebat. Umat manusia menderita. Planet kita dalam bahaya. 2023 menjadi tahun terpanas dalam sejarah," kata Guterres dalam sebuah pesan video tahun baru.
Orang-orang semakin tertindas akibat meningkatnya kemiskinan dan kelaparan, kata Guterres seraya menambahkan bahwa perang semakin meluas dan ganas dan kepercayaan semakin berkurang.
"Namun saling menyalahkan tidak menghasilkan apa pun. 2024 harus menjadi tahun untuk membangun kembali kepercayaan dan mewujudkan harapan. Kita harus kompak menghadapi perbedaan demi solusi bersama. Untuk aksi iklim, peluang ekonomi dan sistem keuangan global yang adil yang bermanfaat bagi semua orang,” katanya.
Dunia harus melawan diskriminasi dan kebencian yang meracuni hubungan antar negara dan komunitas, kata Sekjen PBB.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB: 2023 tahun terpanas dalam sejarah
Pewarta: Asri Mayang SariEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.