Antarajawabarat.com,16/5 - PTKA Daop II Bandung menjamin tidak ada praktik percaloan tiket pada layanan angkutan KA baik pada musim mudik lebaran maupun hari-hari biasanya.

"Kami jamin tidak akan ada percaloan tiket pada angkutan lebaran atau hari-hari biasanya. Lha mau ada calo gimana pemesanan tiketnya saja wajib pakai identitas dan sistem boarding pass tak bisa dibohongi," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Zunerfin di Bandung, Jumat.

Ia menyebutkan, para calon pemudik Lebaran 2014 agar tidak khawatir atau termakan isu terkait calo tiket, karena pemesanan dilakukan melalui mekanime online dan melalui jaringan yang jelas.

"Justeru pelanggan KA terpetakan pada angkutan lebaran, mereka yang biasa menggunakan KA pasti sigap dan tahu kapan bisa melakukan pemesanan tiket," katanya.

Ia menyebutkan, cepatnya pemesanan tiket KA Lebaran, tidak lepas dari sosialisasi yang telah dilakukan PTKA selama ini.

"Pasti untuk hari-hari tertentu menjelang lebaran, tiketnya banyak diburu sehingga membuat tiket yang tersedia habis. Karena memang peminat penumpang KA untuk lebaran itu sangat tinggi, sehingga pasti ada yang tidak kebagian tiket," katanya.

Zunerfin menyebutkan, mekanisme tiketing yang telah dilakukan oleh PTKA telah dilakukan semaksimal mungkin, sehingga tidak ada penumpukan calon penumpang di stasion.

"Bagi calon penumpang yang tidak mendapat tiket KA sesuai hari yang diharapkan, bisa langsung menggunakan Moda lain seperti pesawat terbang dan bus," katanya.

Khusus untuk KA tambahan Lebaran, menurut Zunerfin Daop II menyiapkan tambahan 4.560 tempat duduk baik KA non ekonomi maupun ekonomi AC.

"Selama ini Daop II mengoperasikan 42 KA reguler, namun pada Lebaran nanti dengan tambahan delapan rangkaian KA Lebaran akan menjadi 50 perjalanan dengan total kapasitas 12.280 tempat duduk," kata Zunerfin.

Rinciannya 7.720 tempat duduk reguler dan 4.560 tempat duduk pada tambahan.

Huma Daop II Bandung itu memperkirakan jumlah penumpang pada masa angkutan lebaran tahun 2014 meningkat 1,01 persen yakni jumlahnya 2.016.446 orang pada 2013 menjadi 2,042.343 orang pada Lebaran 2014.***2***

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026