Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur, Rabu mengatakan program nikah gratis tidak sebatas fasilitas gedung atau pakaian, tetapi semua fasilitas untuk gelaran resepsi sampai kedua pasangan memiliki buku nikah dan kartu keluarga baru.
"Semua kita fasilitasi termasuk sampai dengan kartu keluarga dan KTP kedua pasangan yang melangsungkan nikah gratis," kata Bupati Cianjur.
Program nikah gratis itu, ungkap Herman khusus untuk calon pasangan pengantin dari keluarga tidak mampu sebagai upaya menekan nikah siri dan pernikahan dini karena keterbatasan biaya untuk mengelar resepsi.
Saat ini tercatat sudah ada lima pasangan calon pengantin yang sudah mendaftarkan diri untuk menggelar resepsi yang rencananya program tersebut akan dilakukan di setiap wilayah termasuk hingga ke pelosok Cianjur.
"Sampai ke selatan program ini akan digelar termasuk resepsi-nya apakah di gedung atau di rumah mempelai perempuan yang semua biayanya akan ditanggung pemerintah. Pendaftar akan diseleksi karena harus sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan," katanya.
Sementara pasangan Gagam dan Mia Sukma warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur, tidak menyangka dapat menggelar resepsi pernikahan di dalam gedung dengan saksi nikah Bupati Cianjur, termasuk kendaraan untuk berangkat dari rumah menggunakan mobil dinas bupati.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.