Antarajawabarat.com,7/9 - Bulog Sub Divre Cirebon, Jawa Barat, tahun 2013 menargetkan dapat menyerap sekitar 140 ribu ton gabah kering giling dan kini 94 persen telah tercapai karena hasil panen petani setempat maksimal.

Basirun Kepala Sub Divre Bulog Cirebon kepada wartawan di Cirebon, Sabtu, mengaku optimistis target 100 persen itu bisa tercapai mengingat saat ini sudah mencapai 94 persen atau sebanyak 117 ribu ton.

Pasokan gabah dari petani hasil panen musim gadu masih terus berdatangan, diharapakan memasuki paceklik kebutuhan beras di Cirebon terpenuhi, ujarnya.

Musim tanam tahun 2013 saat tanam gadu hasil panennya maksimal dibandingkan panen musim rendeng karena gangguan hama rendah dibandingkan sebelumnya.

Curah hujan tinggi di daerah Pantura produksi gabah meningkat, kata dia, pasokan aman gudang milik Bulog Sub Divre Cirebon penuh, diperkirakan mencukupi hingga 14 bulan.

Sementara itu, Kasyadi petani setempat menuturkan, panen raya padi di sejumlah daerah Kabupaten Cirebon, Majalengka dan Kuningan cukup berhasil, sehingga produksi gabah kering naik, petani mampu mengatasi berbagai serangan hama penggangu, kini sepuluh gudang Bulog Cirebon dipenuhi gabah.

"Lahan pertanian produktif di Kabupaten Cirebon sekitar 45 hektare, sebagain wilayah sudah maksimal pengairannya sedangkan untuk daerah tadah hujan hanya mampu tanam dua kali setahun," katanya.

Pertanian di Cirebon bisa terus dikembangkan, kata dia, butuh arahan dan bimbingan supaya petani tanam tidak diganggu serangan tikus dan wereng, langkahnya daerah endermis tikus ditanamin tembakau.***3***

Enjang S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026