Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan di Garut, Jumat, membenarkan adanya penutupan galian pasir ilegal itu yang dilakukan oleh jajaran Mabes Polri, Polda Jabar, dan dibantu oleh jajaran Polres Garut.
Baca juga: Polres Garut siap tindak penambangan pasir ilegal yang resahkan warga
"Informasi yang kami terima, diduga kaitan dengan kegiatannya yang tidak berizin," kata Kapolres.
Ia menuturkan tim gabungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Kepolisian Daerah Jabar, dan Polres Garut turun ke lokasi galian pasir di Kecamatan Banyuresmi, kemudian melakukan penutupan.
Tim yang turun ke lapangan itu, kata dia, juga berhasil mengamankan dua orang yang saat ini statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus aktivitas tambang pasir ilegal.
Ia menegaskan kasus penambangan pasir ilegal itu sepenuhnya ditangani oleh jajaran Bareskrim Mabes Polri, sedangkan Polres Garut hanya membantu mendampingi tim di lokasi penambangan pasir.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.